
Acara Peluncuran Sekolah Rakyat dilaksanakan pada Senin, 12 Januari 2026 bertempat di Balai Besar Pendidikan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS), Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
Peluncuran Sekolah Rakyat menjadi momentum penting dalam penguatan komitmen negara terhadap penyediaan pendidikan yang inklusif dan berkeadilan. Kehadiran Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, yang meninjau langsung ruang kelas, laboratorium, asrama, dan fasilitas pendukung lainnya, mencerminkan keseriusan pemerintah dalam memastikan kesiapan Sekolah Rakyat sebagai lingkungan belajar yang layak dan bermutu. Kegiatan ini diawali dengan laporan dari Menteri Sosial Republik Indonesia, yang menegaskan peran Sekolah Rakyat sebagai bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan sosial melalui pendidikan.
Rangkaian acara berlangsung khidmat dan sarat makna, ditandai dengan penampilan seni, paduan suara, serta keterlibatan peserta didik dan pemangku kepentingan. Suasana ini menghadirkan pesan humanis dan emosional bahwa pendidikan bukan sekadar proses akademik, melainkan ruang pembentukan karakter, nilai kebangsaan, dan harapan masa depan. Sekolah Rakyat dirancang untuk menjadi tempat tumbuhnya generasi yang percaya diri, mandiri, dan memiliki kepedulian sosial, sejalan dengan amanat yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam pidatonya.
Dengan semangat nasionalisme dan visi jangka panjang, peluncuran Sekolah Rakyat menandai langkah strategis menuju pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang unggul. Melalui kolaborasi lintas sektor dan dukungan penuh pemerintah, sebagaimana ditegaskan oleh Menteri Sosial, Sekolah Rakyat diharapkan menjadi model pendidikan berkelanjutan yang mampu membuka akses dan menyalakan harapan bagi anak-anak bangsa, sekaligus memperkuat fondasi Indonesia yang maju, adil, dan berdaya saing.












