SRMA 23 Pacitan merupakan sekolah berbasis boarding school yang menerapkan sistem pendidikan selama 24 jam. Berbeda dengan sekolah pada umumnya, siswa-siswi di SRMA 23 Pacitan tidak hanya mendapatkan pembelajaran akademik dan nonakademik, tetapi juga dibina secara intensif dalam pembentukan karakter melalui berbagai kegiatan dan kebiasaan positif di asrama.

Sejumlah pembiasaan baik diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di asrama, seperti salat berjamaah, baris-berbaris, makan bersama, serta pengaturan waktu yang teratur. Kebiasaan tersebut terbukti memberikan dampak positif terhadap perubahan karakter siswa-siswi. Jika sebelumnya kedisiplinan siswa masih perlu ditingkatkan, kini terjadi perubahan positif seiring penerapan pembinaan dan pembiasaan di asrama.

Kedisiplinan menjadi nilai utama yang diterapkan di SRMA 23 Pacitan, baik dalam hal waktu maupun perilaku. Selain itu, kebersamaan juga sangat dijunjung tinggi karena seluruh siswa tinggal bersama di asrama. Perbedaan latar belakang tidak menjadi penghalang, justru menjadi sarana pembelajaran untuk saling menghargai dan menerima satu sama lain.

Asrama di SRMA 23 Pacitan tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga menjadi ruang bagi siswa-siswi untuk berkembang, bertumbuh, mengasah minat dan bakat, serta belajar hidup mandiri. Saat ini, SRMA 23 Pacitan memiliki sekitar 100 siswa, yang seluruhnya tinggal di asrama dan berada di bawah pengawasan serta pembinaan wali asuh dan wali asrama. Peran mereka sangat penting dalam membimbing, mengawasi, dan membentuk karakter siswa selama berada di lingkungan asrama.

Berbagai kegiatan rutin juga dilaksanakan untuk menunjang pembinaan karakter. Setiap hari Minggu, siswa-siswi mengikuti kegiatan kerja bakti untuk membersihkan lingkungan sekitar asrama, yang bertujuan menumbuhkan sikap mandiri, disiplin, dan bertanggung jawab melalui semangat gotong royong. Pada malam hari, kegiatan di asrama diisi dengan refleksi diri, pembelajaran, dan pengajian dari Senin hingga Kamis. Khusus malam Jumat dilaksanakan pembacaan Surah Yasin bersama, sedangkan malam Sabtu hingga Minggu diisi dengan kegiatan hiburan seperti menonton film bersama sebagai sarana pengembangan minat dan bakat siswa.

Melalui berbagai kegiatan tersebut, SRMA 23 Pacitan berupaya membentuk siswa-siswi yang disiplin, mandiri, bertanggung jawab, serta berkarakter kuat. Harapannya, seluruh praktik baik yang diterapkan di SRMA 23 Pacitan dapat terus berjalan dengan konsisten, sehingga siswa-siswi mampu meraih cita-cita mereka dan mewujudkan slogan Sekolah Rakyat, yaitu “Cerdas Bersama, Tumbuh Setara.”

 

Oleh Revika Nur Agustin